Kamis, 19 Februari 2026. Pukul 17 : 39 WIB
Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat – 18 Februari 2026

( Dokumentasi : Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal turun langsung meninjau lokasi banjir di Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong Lombok Barat, (14/1) foto bersumber dari MetroNTB )
Desa Buwun Mas, NTB – Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Buwun Mas dan sekitarnya larut malam tadi tiba-tiba berubah menjadi ujian bagi warga. Sekitar pukul 21.00 WITA pada 18 Februari 2026, debit air yang mengalir dari perbukitan meningkat tajam setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah atas aliran sungai. Volume air yang berkumpul dalam waktu singkat membuat alur-alur sungai kecil berubah menjadi arus deras yang cepat masuk ke lingkungan pemukiman. Sampai saat ini belum ada laporan pasti berapa rumah dan warga terdampak.
Air banjir yang datang begitu cepat ini merendam jalan lingkungan dan halaman rumah warga. Meski hujan sempat mereda, debit air yang sudah meningkat lebih dahulu tak memberi banyak ruang bagi drainase untuk menahan aliran, sehingga genangan masuk ke area rumah-rumah warga.
Warga yang semula beraktivitas di sore itu mendapati air merambat naik ke dinding, memaksa mereka menata barang bernilai penting ke tempat yang lebih tinggi. Suasana kondusif berubah cepat ketika aliran air makin menutupi permukaan jalan dan berangsur masuk ke pekarangan.
Peristiwa ini menjadi pengingat betapa cepatnya perubahan cuaca ekstrem dapat berdampak pada kehidupan sehari-hari warga desa. Meski tidak diiringi korban jiwa dalam laporan terkini, pengalaman banjir kilat semalam menjadi momen penting untuk memperkuat kesiapsiagaan dan pemulihan infrastruktur lokal.
Doa & Harapan untuk Pemulihan
Kami menyampaikan doa yang tulus bagi seluruh masyarakat Desa Buwun Mas dan kawasan sekitar. Semoga Allah SWT memberi perlindungan, ketabahan, dan kekuatan bagi yang terdampak. Kita berharap situasi segera membaik dan proses pemulihan berjalan dengan cepat, didukung langkah bijak dari pemerintah daerah dan instansi terkait. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, semoga kejadian seperti ini dapat diminimalkan di masa yang akan datang.

