Jumat, 20 Februari 2026. Pukul 10 : 39 WIB

( Dokumentasi : Tim BPBD melihat lokasi rumah yang rusak di bogor, foto bersumber dari liputan6 )
Bogor – suasana Kota Bogor berubah dramatis ketika hujan deras yang turun bersamaan dengan tiupan angin kencang mengguncang pemukiman warga, menumbangkan sebagian atap rumah dan meninggalkan bekas kerusakan yang tak mudah dilupakan.
Bogor Diterpa Cuaca Ekstrem: Hujan Lebat & Angin Kencang
Pada Kamis siang, wilayah Kota Bogor dilanda hujan deras yang datang bersamaan dengan angin kencang sekitar pukul 11.00 WIB. Kombinasi cuaca ini, yang sesuai dengan prakiraan potensi hujan lebat dari badan cuaca nasional, memicu kerusakan pada rumah-rumah warga di beberapa titik di kota ini.
Kerusakan Rumah Warga — Dampak Langsung di Lapangan

( Dokumentasi : Tim BPBD melihat lokasi rumah yang rusak di bogor, foto bersumber dari liputan6 )
Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, sedikitnya 19 rumah mengalami kerusakan akibat hantaman angin kencang yang menyapu atap dan bagian bangunan lainnya.
📍 Kelurahan Kencana (Kecamatan Tanah Sareal)
– 14 rumah rusak diakibatkan angin dan hujan deras.
📍 Kelurahan Ciparigi (Kecamatan Bogor Utara)
– 5 rumah mengalami kerusakan pada bagian atap.
Selain itu, satu rumah dilaporkan ambruk total, menunjukkan betapa kuatnya hembusan angin yang terjadi saat cuaca ekstrem melanda.
Kondisi di Tengah Cuaca Tak Menentu
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa pola cuaca beberapa pekan terakhir didominasi potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah termasuk Jabotabek, di mana Bogor berada. Hal ini menjelaskan mengapa kejadian angin kencang ini bisa terjadi tiba-tiba meskipun tanpa peringatan puting beliung secara khusus.
Turut Prihatin & Harapan Pemulihan
Kami turut prihatin atas kondisi yang dialami warga Bogor yang rumahnya mengalami kerusakan akibat hujan deras dan angin kencang. Semoga proses pemulihan berjalan cepat, dan dukungan dari instansi setempat terus diperkuat agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dan pulih seperti sediakala.

