Rabu, 25 Februari 2026. Pukul 17 : 38 WIB
Di usia 60 tahun, Supi harus menjalani hari-harinya seorang diri. Tanpa pendamping hidup dan tanpa perhatian dari anak-anaknya, ia tetap berjuang mencari nafkah dengan berjualan celana dalam dari rumah ke rumah.
Tangerang – Yayasan Amal Peduli Nusantara kembali menyalurkan bantuan sembako kepada warga lansia yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Supi (60), seorang lansia yang hidup sendirian sejak suaminya meninggal dunia.


Dalam kesehariannya, Supi bekerja sebagai penjual celana dalam dengan penghasilan yang tidak menentu. Di usianya yang tidak lagi muda, ia tetap berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. Sesekali, ia juga mendapatkan bantuan dari tetangga sekitar yang peduli dengan kondisinya.
Kondisi hidup yang serba terbatas membuat Supi harus berhemat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tanpa dukungan dari ketiga anaknya, Supi mengandalkan kekuatan dan ketekunannya untuk tetap bertahan menjalani hidup.

Melalui program bantuan sosial, Yayasan Amal Peduli Nusantara memberikan paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, mie instan, sarden, susu kental manis, telur, garam, dan biskuit Regal untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Bantuan sembako ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban Supi, terutama dalam memenuhi kebutuhan makan beberapa waktu ke depan.
Program bantuan kepada lansia menjadi salah satu fokus Yayasan Amal Peduli Nusantara sebagai bentuk kepedulian kepada mereka yang menjalani masa tua dalam keterbatasan. Yayasan Amal Peduli Nusantara terus berupaya menjangkau masyarakat yang membutuhkan agar bantuan dapat diberikan secara langsung dan tepat sasaran.

