Selasa, 13 Januari 2026. Pukul 10 : 22 WIB
Tidak semua lansia menikmati hari tua dengan tenang. Di tengah padatnya kota, masih ada mereka yang berjuang bertahan hidup dengan keterbatasan dan kesepian.
Yayasan Amal Peduli Nusantara kembali menyerahkan bantuan paket sembako kepada dua lansia di wilayah Muara Karang, Pluit. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan hidup harian mereka.
Bantuan Sembako untuk Kebutuhan Dasar

Paket sembako yang diserahkan berisi beras, minyak goreng, mi instan, sarden, susu kental manis, telur, garam, dan biskuit. Bantuan ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan para penerima dalam beberapa waktu ke depan.
Kisah Ibu Ayanih (63 Tahun)


Ibu Ayanih, atau yang akrab disapa Ibu Aya, adalah seorang lansia berusia 63 tahun yang telah lama ditinggal wafat oleh suaminya. Dari tiga anak yang dimilikinya, dua anak telah berkeluarga dan tinggal terpisah tanpa pernah memberikan bantuan.
Ibu Aya kini tinggal bersama satu anak perempuannya yang telah menjanda dan memiliki satu orang anak. Untuk bertahan hidup, mereka mengandalkan bantuan dan kepedulian warga sekitar.
Kisah Ibu Tarmini (64 Tahun)


Penerima bantuan lainnya adalah Ibu Tarmini, lansia berusia 64 tahun. Ia hidup bersama satu anak penyandang disabilitas sejak suaminya meninggal dunia. Dua anak lainnya tinggal jauh dan tidak lagi memperhatikan kondisi beliau.
Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, Ibu Tarmini bekerja sebagai tukang sapu dengan upah yang sangat terbatas.
Kepedulian yang Terus Diharapkan
Melalui penyaluran bantuan ini, Yayasan Amal Peduli Nusantara berharap dapat menghadirkan sedikit kelegaan dan harapan bagi para lansia yang hidup dalam keterbatasan.
Kepedulian kecil yang dilakukan bersama dapat menjadi kekuatan besar bagi mereka yang membutuhkan. Semoga langkah ini menjadi pengingat bahwa masih banyak saudara kita yang perlu diperhatikan dan dibantu.

