Berbagi di Pluit : Paket Sembako untuk Tiga Lansia yang Bertahan di Usia Senja

Kamis, 1 Januari 2026. Pukul 11:03 WIB

Di tengah kesibukan warga di kawasan Pluit, masih ada lansia yang menjalani hari dengan penuh keterbatasan. Yayasan Amal Peduli Nusantara kembali menyerahkan bantuan paket sembako kepada tiga lansia yang selama ini bertahan hidup dengan mengandalkan hasil memulung rongsokan.

Paket sembako yang diberikan berisi beras, minyak goreng, mie instan, sarden, susu kental manis, telur, garam, dan biskuit regal. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan harian para penerima dalam beberapa waktu ke depan.

Salah satu penerima bantuan adalah Bapak Kusroni (67 tahun). Ia hidup seorang diri setelah sang istri meninggal dunia. Anak semata wayangnya tinggal jauh bersama suaminya. Di usia senja, Bapak Kusroni masih berkeliling mencari rongsokan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Penerima kedua adalah Bapak Nano (65 tahun). Ia telah berpisah dari istrinya, sementara keempat anaknya tinggal berjauhan dan tidak pernah memberikan bantuan. Untuk bisa makan, Bapak Nano memulung rongsokan dan kerap harus berutang demi bertahan hidup.

Sementara itu, Bapak Suratno (63 tahun) hidup bersama istri dan anaknya. Mereka sekeluarga sama-sama memulung rongsokan sebagai sumber penghasilan utama. Meski tinggal bersama, kondisi ekonomi keluarga tetap sangat terbatas dan bergantung pada hasil memulung setiap hari.

Harapan di Tengah Keterbatasan

Penyerahan bantuan berlangsung sederhana namun sangat berarti bagi mereka. Bagi para lansia ini, perhatian dan kepedulian menjadi hal yang sangat berarti, terutama di usia yang seharusnya diisi dengan ketenangan.

Yayasan Amal Peduli Nusantara berharap agar bantuan yang diberikan dapat meringankan beban, serta menjadi penguat semangat dalam menjalani hari-hari ke depan. Kami mendoakan agar mereka selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam hidup.