Jumat, 9 Januari 2026. Pukul 12 : 53 WIB

( Dokumentasi : Banjir menerjang Dompu NTB, Foto bersumber dari situs beritantb.co.id/BPBD NTB )
Dompu, Nusa Tenggara Barat — Awal tahun 2026 menjadi masa yang berat bagi sebagian warga Kabupaten Dompu. Hujan deras yang turun pada Selasa, 7 Januari 2026, menyebabkan banjir di sejumlah wilayah dan meninggalkan dampak serius bagi kehidupan masyarakat.
Hujan dengan intensitas tinggi sejak sore hari membuat aliran air meluap ke permukiman warga. Beberapa desa di Kecamatan Hu’u, Kilo, dan Pajo terdampak cukup parah. Air masuk ke rumah-rumah warga, merendam perabotan, serta mengganggu aktivitas sehari-hari.

( Dokumentasi : Banjir yang terjadi akibat meluapnya Sungai Daha di Dompu, dan Luapan banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Bima pada Rabu, 7 Januari 2026., Foto bersumber dari situs SuaraNTB )
Di beberapa titik, banjir bahkan menyebabkan kerusakan bangunan, termasuk rumah warga yang temboknya jebol. Tidak hanya itu, sebuah area pemakaman di Desa Cempi Jaya dilaporkan terdampak aliran air, menambah duka dan keprihatinan masyarakat setempat.
Berdasarkan data sementara, ratusan kepala keluarga terdampak oleh kejadian ini. Meski tidak ada laporan korban jiwa, banjir ini meninggalkan beban fisik dan psikologis bagi warga yang harus membersihkan rumah, menyelamatkan barang tersisa, dan memulai kembali aktivitas mereka.

( Dokumentasi : Banjir melanda wilayah Hu’u, Kabupaten Dompu, Foto bersumber dari situs Dkliknews/BPBD )
Pemerintah daerah bersama BPBD dan BNPB telah melakukan langkah tanggap darurat dengan menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pendataan dan penanganan awal. Proses pemulihan masih terus berjalan seiring dengan upaya memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar warga terpenuhi.
Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Dompu. Kami mendoakan agar warga diberikan kekuatan, kesabaran, serta kesehatan dalam menghadapi masa pemulihan ini.
Semoga proses penanganan dan pemulihan dapat berjalan cepat, serta bantuan dari pemerintah dan pihak terkait dapat segera menjangkau seluruh warga yang membutuhkan. Dompu tidak sendiri, dan harapan untuk bangkit tetap ada.

