Banjir Terjang 17 Desa di Jember, Ribuan Warga Terdampak dan Jembatan Putus

Jumat, 13 Februari 2026. Pukul 17 : 53 WIB

( Dokumentasi : Rumah warga terdampak banjir di Jember, Kamis (12/2/2026) malam. Foto bersumber dari situs Antara )

JEMBER, Jawa Timur — Hujan deras yang mengguyur wilayah Jember sejak Kamis sore hingga Jumat dini hari, 12–13 Februari 2026, memicu banjir besar di berbagai wilayah. Sebanyak 17 desa di delapan kecamatan terdampak dan ribuan warga harus menghadapi genangan air yang masuk ke permukiman mereka.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, 3.944 kepala keluarga (KK) terdampak akibat peristiwa ini. Air meluap dari sejumlah sungai setelah hujan berintensitas tinggi berlangsung selama beberapa jam.


Dampak Kerusakan dan Kondisi di Lapangan

Banjir menyebabkan genangan air dengan ketinggian bervariasi, mulai dari sekitar 30 sentimeter hingga mencapai 2 meter di titik tertentu. Air masuk ke rumah warga, mengganggu aktivitas, dan memaksa sebagian warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

( Dokumentasi : Banjir melanda 17 desa di Jember, Jawa Timur, sejak 12-13 Februari, mengakibatkan 3.944 kepala keluarga terdampak dan infrastruktur rusak. Foto bersumber dari situs Antara )

Sejumlah dampak yang tercatat antara lain:

  • Rumah warga terdampak: sekitar 3.944 rumah terendam banjir.
  • Warga mengungsi: sedikitnya 299 jiwa harus meninggalkan rumah untuk sementara waktu.
  • Infrastruktur rusak: beberapa akses jalan tergenang dan tiga jembatan dilaporkan putus akibat derasnya arus.
  • Fasilitas umum terdampak: termasuk pesantren dan sejumlah titik aktivitas masyarakat.

Selain kerusakan material, banjir juga menelan korban jiwa. Seorang warga dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat listrik saat banjir melanda permukiman.


Penyebab Banjir

Banjir terjadi setelah hujan deras menyebabkan debit air di sejumlah sungai meningkat dan meluap ke permukiman. Sungai yang dilaporkan meluap antara lain Sungai Dinoyo, Kaliputih, Kaliklepuh, Kalijompo, Rembangan, Bedadung, Karangbayat, dan Gondangdia.


Upaya Penanganan dan Bantuan

( Dokumentasi : Banjir yang menerjang Jember, riuan KK terdampak, dan Ratusan Mengungsi. . Foto bersumber dari situs HumasBNPB )

Tim BPBD bersama aparat, relawan, dan pemerintah daerah bergerak melakukan evakuasi warga serta penanganan darurat. Beberapa lokasi dijadikan tempat penampungan sementara bagi warga yang rumahnya terendam. Bantuan logistik dan layanan darurat juga disalurkan untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat terdampak.


Penutup

Peristiwa banjir ini menjadi pengingat akan besarnya dampak cuaca ekstrem terhadap kehidupan masyarakat. Banyak keluarga harus menghadapi kerusakan rumah, kehilangan barang, hingga trauma akibat bencana yang datang tiba-tiba.

Kami turut menyampaikan rasa prihatin atas kejadian ini, serta mendoakan yang terbaik bagi masyarakat yang terdampak. Diharapkan penanganan pemerintah dan pihak terkait dapat membantu pemulihan kondisi warga, serta langkah pencegahan ke depan dapat mengurangi risiko agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.