Rabu, 1 April 2026. Pukul 21 : 16 WIB

( Dokumentasi : Tanjung Raya Agam Kembali Dihantam Banjir Bandang, 100 KK Mengungsi. Foto bersumber dari situs katasumbar )
Agam, Sumatera Barat — Banjir kembali melanda kawasan Jorong Labuah, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya pada Rabu sore, 1 April 2026. Luapan Sungai Batang Agam membuat air masuk ke permukiman warga dan memaksa ratusan keluarga meninggalkan rumah mereka.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.30 WIB setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Kondisi sungai yang mengalami pendangkalan memperparah situasi hingga air meluap ke pemukiman.
Rumah Terendam, Air Capai 50 Sentimeter
Banjir membawa dampak langsung pada lingkungan tempat tinggal warga.
Dampak kerusakan rumah:
- Sedikitnya 10 rumah warga terendam
- Ketinggian air mencapai ±50 cm
- Air masuk ke dalam rumah, merendam:
- Lantai dan ruang utama
- Perabot rumah tangga
- Peralatan sehari-hari
Selain rumah, banjir juga menyebabkan:
- Dinding TK Labuah jebol dan mengalami kerusakan ringan
Kondisi ini membuat sebagian rumah tidak dapat langsung ditempati sebelum dibersihkan dari air dan lumpur.
100 Kepala Keluarga Mengungsi
Dampak paling dirasakan oleh warga yang tinggal di sekitar aliran sungai.
Dampak pada warga:
- 100 kepala keluarga (±300 jiwa) mengungsi
- Warga mengungsi ke:
- Rumah kerabat
- Rumah warga lain yang lebih aman
- Pengungsian dilakukan secara cepat saat air mulai naik
Keputusan mengungsi diambil untuk menghindari risiko yang lebih besar, mengingat wilayah ini sebelumnya juga pernah terdampak banjir bandang.
Penyebab: Hujan Deras dan Pendangkalan Sungai

( Dokumentasi : Tanjung Raya Agam Kembali Dihantam Banjir Bandang, 100 KK Mengungsi. Foto bersumber dari tangkapan layar akun tiktok viral_trendingg )
Berdasarkan laporan BPBD, banjir dipicu oleh kombinasi beberapa faktor:
- Curah hujan tinggi dalam waktu singkat
- Pendangkalan aliran sungai akibat material dari bencana sebelumnya
- Kapasitas sungai tidak mampu menampung debit air
Kondisi ini membuat wilayah tersebut berpotensi mengalami banjir berulang saat hujan deras kembali terjadi.
Penutup
Peristiwa ini kembali menunjukkan bahwa wilayah di sekitar aliran sungai memiliki risiko tinggi saat curah hujan meningkat.
Kami turut prihatin atas kejadian ini. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan kondisi dapat segera pulih seperti semula.
Diharapkan upaya penanganan dan perbaikan yang dilakukan dapat memberikan perlindungan lebih baik ke depan, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.

