Kamis, 15 Januari 2026. Pukul 14 : 25 WIB

( Dokumentasi : Banjir menggenangi kawasan sekolah di Desa Pegulon, Kecamatan/Kabupaten Kendal , Foto bersumber dari situs lingkarjateng )
Kabupaten Kendal, Jawa Tengah — Curah hujan tinggi yang terjadi sejak 14 Januari 2026 mengguyur wilayah Kendal dan sekitarnya selama beberapa hari berturut-turut, menyebabkan sejumlah sungai meluap serta menggenangi permukiman warga, jalan, dan fasilitas publik di banyak desa dan kelurahan. Akibatnya, banjir merendam puluhan wilayah dan menimbulkan dampak langsung pada kehidupan masyarakat setempat.
Kondisi Banjir
Hujan deras yang berlangsung sejak siang 14 Januari 2026 membuat debit sungai di Kendal meningkat drastis, sehingga air sungai meluap ke pemukiman warga dan jalan-jalan utama di berbagai kecamatan. Luapan air ini merendam puluhan desa dan kelurahan di beberapa wilayah, antara lain di Kecamatan Kendal, Ngampel, Pegandon, Kaliwungu, dan Brangsong.
Banjir tidak hanya merendam rumah penduduk, tetapi juga mengganggu akses transportasi seperti jalan raya dan jalur kereta api di Pantura yang sempat tergenang air sehingga mempengaruhi perjalanan kereta api di kawasan tersebut.
Tinggi genangan air di titik terdampak bervariasi, mulai dari beberapa sentimeter hingga mencapai hampir satu meter di lokasi-lokasi terparah, membuat aktivitas sehari-hari warga menjadi lebih berat.
Respon dan Situasi Terkini

( Dokumentasi : Suasana banjir menggenangi Jalan Karangsari Kendal dari pertigaan hingga arah Perpusda, menghambat aktivitas warga dan arus lalu lintas., Foto bersumber dari situs suaramerdeka )
Pemerintah daerah, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta aparat kepolisian telah memantau kondisi banjir dan menerjunkan petugas ke lokasi-lokasi terdampak untuk membantu warga dan meminimalkan risiko lebih lanjut.
Beberapa warga memilih mengamankan barang-barang penting dan menunggu air surut, sementara lainnya terus waspada terhadap kemungkinan hujan lanjutan dan genangan air yang masih terjadi di tempat-tempat tertentu.
Doa dan Harapan
Kami dari Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan dukacita yang mendalam kepada seluruh keluarga dan masyarakat yang terdampak banjir di Kabupaten Kendal. Kami turut berdoa agar kondisi segera membaik, air cepat surut, dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal secepatnya.
Doa dan perhatian kita bersama kami tujukan khususnya bagi keluarga yang menghadapi kesulitan akibat banjir ini, semoga mereka diberi kekuatan, ketabahan, serta perlindungan di tengah tantangan yang sedang dihadapi.

