Kamis, 15 Januari 2026. Pukul 18 : 28 WIB

( Dokumentasi : Warga melintas di jalan raya Demak-Bonang di Desa Tridonorejo, Kecamatan Bonang, Demak, yang terendam banjir rob bercampur hujan. Ketinggian air dilaporkan terus meningkat dan menggenangi rumah warga , Foto bersumber dari situs Jatengnews )
Demak, Jawa Tengah — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Demak mengakibatkan banjir luas yang merendam rumah warga di beberapa desa. Data terbaru menunjukkan sekitar 2.768 rumah terendam banjir, dan 10.655 jiwa terdampak di dua kecamatan utama yang paling parah terkena genangan air.
Genangan air di permukiman warga terjadi setelah hujan berkepanjangan yang membuat air sungai dan drainase tidak mampu menampung debit air yang semakin tinggi. Akibatnya, air masuk ke halaman dan ruang rumah warga, menyebabkan aktivitas sehari-hari keluarga di daerah ini terganggu.
Daerah yang Terdampak

( Dokumentasi : Rumah warga di Desa Kalisari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, terendam banjir, , Foto bersumber dari situs lingkarjateng )
Banjir terutama terjadi di wilayah pesisir Demak yang dekat dengan sungai dan sistem drainase utama. Ketinggian genangan bervariasi di setiap lokasi, dengan beberapa titik mencapai puluhan sentimeter sehingga warga harus beraktivitas di tengah genangan air.
Dampak pada Warga
Menurut laporan awal, total 10.655 jiwa terdampak banjir, yang tersebar di rumah-rumah yang terendam dan permukiman di dua kecamatan terdampak. Warga pada umumnya memilih bertahan di kediaman masing-masing sambil menunggu air surut, meskipun ada juga keluarga yang berpindah sementara ke tempat lebih aman untuk mengurangi risiko terhadap keselamatan mereka.
Respon Pemerintah dan Pemantauan

( Dokumentasi : Warga nampak melintas di lokasi banjir Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, , Foto bersumber dari situs kompas )
Pemerintah kabupaten bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah memantau kondisi secara terus-menerus dan menempatkan personel di titik-titik genangan. Upaya seperti operasi pompa air dan koordinasi lintas sektor juga sudah dimulai guna mempercepat surutnya banjir serta membantu warga dalam menghadapi situasi ini.
Pesan Prihatin dan Harapan
Kami dari Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan dukacita yang mendalam kepada seluruh keluarga dan warga Kabupaten Demak yang terdampak banjir. Kami turut berdoa agar air cepat surut, kehidupan sehari-hari kembali normal, dan kondisi lingkungan segera membaik.
Semoga upaya bersama antara pemerintah, relawan, dan masyarakat dapat terus berjalan efektif, serta langkah-langkah yang diambil dapat mengurangi risiko kejadian serupa di masa depan.

