Banjir Rendam Kuantan Singingi, Puluhan Rumah Terendam, Warga Bertahan di Tengah Genangan

Kamis, 19 Maret 2026. Pukul 21 : 31 WIB

( Dokumentasi : Desa Mudiak Ulo Kecamatan Hulu Kuantan, Kamis (19/3/2026) terendam banjir luapan Sungai Batang Ulo, foto bersumber dari situs Riauaktual )

Kuantan Singingi, Riau — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Hulu Kuantan pada 19 Maret 2026 menyebabkan Sungai Batang Ulo meluap dan merendam permukiman warga di Desa Tanjung Medang.

Banjir datang secara bertahap sejak siang hari, namun dalam waktu singkat air terus meningkat hingga masuk ke rumah-rumah warga.


Dampak pada Rumah Warga

Banjir tidak hanya menggenangi halaman, tetapi juga masuk ke dalam rumah dan merusak banyak bagian penting.

  • Sekitar 35–45 rumah di Desa Tanjung Medang terdampak langsung
  • Total di dua desa (termasuk Mudiak Ulo), mencapai ±85 rumah terendam
  • Ketinggian air berkisar 60 cm hingga hampir 2 meter di beberapa titik
  • Air masuk ke ruang utama rumah, merendam:
    • Kasur dan perabot rumah tangga
    • Peralatan elektronik
    • Persediaan makanan warga
  • Dinding rumah menjadi lembap, sebagian lantai tertutup lumpur akibat arus air

Selain itu, akses jalan sepanjang kurang lebih 400 meter tidak dapat dilalui karena tertutup genangan air cukup tinggi


Dampak terhadap Warga

( Dokumentasi : Penampakan Pemukiman warga di Desa Mudiak Ulo Kecamatan Hulu Kuantan, Kamis (19/3/2026) terendam banjir luapan Sungai Batang Ulo, foto bersumber dari situs Bukamata/Riaupos )

Banjir ini sangat memengaruhi aktivitas dan kondisi masyarakat:

  • Warga harus memindahkan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi
  • Aktivitas sehari-hari, termasuk bekerja dan beribadah, terganggu
  • Beberapa warga bertahan di rumah sambil memantau kondisi air
  • Tidak ada laporan korban jiwa, namun warga menghadapi:
    • Risiko kelelahan
    • Kondisi fisik yang menurun akibat genangan dan aktivitas darurat

Situasi di lapangan dilaporkan tetap aman dan kondusif, meskipun warga masih waspada terhadap kemungkinan banjir susulan


Penanganan dan Bantuan

Pemerintah daerah dan BPBD bergerak cepat dalam penanganan:

  • Peninjauan langsung ke lokasi terdampak
  • Distribusi bantuan darurat seperti makanan siap saji dan kebutuhan dasar
  • Pendataan rumah terdampak untuk penanganan lanjutan
  • Pemantauan debit air sungai secara berkala

Sebanyak 85 paket bantuan telah disalurkan kepada warga terdampak sebagai bentuk respon cepat pemerintah daerah


Harapan dan Doa

Zoomed Image

( Dokumentasi : Sungai Ulo Meluap, Puluhan Rumah di Hulu Kuantan Kuansing Terendam Banjir, foto bersumber dari situs Riauaktual )

Kami dari Yayasan Amal Peduli Nusantara turut prihatin atas musibah banjir yang terjadi di Kuantan Singingi, Riau.

Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan kesehatan dalam menghadapi situasi ini, serta kondisi dapat segera pulih seperti semula.

Kami juga berharap upaya penanganan berjalan dengan baik, dan ke depan dapat dilakukan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.