Sabtu, 10 Januari 2026. Pukul 14 : 38 WIB

( Dokumentasi : Banjir kembali rendam Akses jalan Nasional yang menghubungkan Bangkalan-Sampang. Akibatnya terjadi kemacetan dan lumpuh total, Foto bersumber dari situs radarbangkalan )
Blega, Bangkalan — Hujan deras yang mengguyur wilayah Madura sejak Jumat dini hari (9 Januari 2026) mengakibatkan luapan Sungai Blega yang meluas ke permukiman warga dan jalan utama, sehingga enam kampung di Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, terendam banjir.
Banjir mulai masuk ke permukiman sejak sekitar pukul 04.00 WIB, dan ketinggian air mencapai 30–120 cm di beberapa titik. Air tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga meluber hingga ke jalan raya utama yang menghubungkan Bangkalan–Sampang–Pamekasan–Sumenep. Kondisi ini membuat arus lalu lintas tersendat panjang, terutama kendaraan besar yang hanya bisa bergerak satu per satu.
Warga & Lingkungan Terdampak

( Dokumentasi : Sejumlah wilayah di Kecamatan Blega terendam banjir akibat luapan Sungai Blega, Foto bersumber dari situs detik )
Menurut laporan Tim BPBD setempat, banjir berdampak luas hingga sekitar 1.600 kepala keluarga yang bermukim di enam wilayah kampung/dusun di Desa Blega. Dua sekolah dasar bahkan harus menghentikan proses belajar mengajar karena ruang kelas ikut terendam air.
Beberapa dusun terdampak antara lain:
- Dusun Baban
- Dusun Klabangan
- Dusun Morlaok (termasuk Kampung Pelanggaran, Kauman, dan Sempat)
- Dusun Bantemoran
- Dusun Karang Kemasan
Setiap dusun mengalami genangan yang berbeda-beda, namun secara umum air banjir masuk ke permukiman dan area aktivitas warga.
Kondisi Jalan & Transportasi

( Dokumentasi : Banjir Luapan Sungai Blega Rendam 1.600 KK dan Lumpuhkan Dua Sekolah di Bangkalan, Foto bersumber dari situs infonasional/detik )
Jalan utama yang menjadi urat nadi mobilitas warga di Madura menjadi tergenang dan membuat kendaraan roda dua maupun roda empat kesulitan melintas. Banyak sepeda motor yang terpaksa dimatikan mesinnya saat lewat karena air masuk ke mesin, sementara mobil besar hanya bisa lewat satu per satu dengan sangat pelan. Antrean kendaraan pun mengular hingga beberapa kilometer.
Upaya Penanganan & Situasi Terkini
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan bersama instansi terkait sudah berada di lokasi untuk melakukan asesmen, pemantauan kondisi warga, dan pendistribusian bantuan darurat seperti makanan siap saji dan kebutuhan dasar lainnya.
Kepala Pelaksana BPBD menyampaikan bahwa sampai saat ini belum ada laporan korban jiwa atau warga yang mengungsi secara besar-besaran. Kondisi banjir mulai berangsur surut di banyak titik, namun warga tetap diimbau waspada terhadap kemungkinan hujan susulan yang bisa menambah volume air.
Turut Prihatin dan Berdoa
Kami dari Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan rasa prihatin yang mendalam kepada seluruh warga yang terdampak banjir di Blega, Bangkalan. Semoga situasi segera membaik dan warga dapat kembali beraktivitas dengan normal. Doa kami menyertai seluruh keluarga terdampak, dan semoga upaya penanganan dari pemerintah serta masyarakat setempat dapat berjalan lancar dan aman.

