Sabtu, 30 Agustus 2025. Pukul 16:36 WIB

( Dokumentasi : genangan air yang masih cukup tinggi di permukiman warga setelah hujan lebat menimbulkan banjir, foto bersumber dari konteks )
Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara — Hujan deras yang mengguyur sejak Senin malam, 25 Agustus 2025, menyebabkan banjir melanda wilayah Desa Nuangan Selatan, Kecamatan Nuangan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Sedikitnya 100 kepala keluarga (KK) terdampak banjir ini.
Air meluap ke pemukiman warga setelah sungai di sekitar desa tak mampu menampung debit air hujan yang tinggi. Beberapa dusun ikut terendam:
- Dusun I: sekitar 45 KK terdampak
- Dusun II: sekitar 39 KK terdampak
- Dusun III: sekitar 16 KK terdampak

( Dokumentasi : Bupati Bolaang Mongondow Timur bersama jajaran pemerintahan dan BPBD berada di lokasi terdampak, foto bersumber dari infototabuan )
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pada Rabu (27/8), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kondisi air baru mulai sedikit surut. Meski demikian, warga masih harus berbenah karena rumah mereka dipenuhi lumpur dan barang-barang rusak.
Pemerintah daerah bersama BPBD, TNI/Polri, PMI, dan masyarakat setempat bergerak cepat membantu warga. Bupati Bolaang Mongondow Timur juga langsung meninjau lokasi terdampak, memastikan keselamatan warga, sekaligus menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang termasuk pembangunan tanggul penahan banjir.

( Dokumentasi : potret lapangan saat peninjauan oleh pemerintah daerah, foto bersumber dari situs berita boltimkab )
Banjir kali ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi perubahan cuaca ekstrem. Banyak warga kehilangan peralatan rumah tangga, sebagian harus membersihkan rumah dari sisa-sisa lumpur, dan ada yang masih membutuhkan bantuan kebutuhan pokok.
Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan rasa keprihatinan kami atas warga dan para korban yang mengalami banjir ditengah musim hujan awal yang menimpa sejumlah wilayah. Kami berharap , tidak terjadi bencana lainnya dan tidak ada lagi penambahan kerusakan ataupun korban jiwa.