Rabu, 10 September 2025. Pukul 10:22 WIB

( Dokumentasi : situasi banjir besar yang melanda permukiman di Gianyar dan Denpasar, foto bersumber dari situs bisnis.com )
Gianyar & Denpasar, 10 September 2025 – Hujan deras yang mengguyur Bali sejak Selasa malam memicu banjir besar di sejumlah wilayah, terutama di Kabupaten Gianyar dan Kota Denpasar. Air naik dengan sangat cepat hingga merendam rumah warga, bahkan ada yang hanya menyisakan atap sebagai tempat berlindung sementara.
Di Batubulan, Gianyar, seorang warga bernama Ara (27) bersama keluarga harus naik ke toren (menara air) rumah sejak dini hari. Sekitar pukul 06.00 WITA, mereka baru bisa dievakuasi dengan bantuan tetangga. Situasi serupa juga terjadi di Kampung Jawa, Denpasar, di mana banjir dari luapan Tukad Badung membuat beberapa rumah hanya terlihat atapnya.

( Dokumentasi : situasi banjir besar yang melanda permukiman di Gianyar dan Denpasar, foto bersumber dari situs detik )
Dampak Banjir
- Permukiman terendam: Ratusan rumah di Denpasar dan Gianyar kebanjiran, sebagian roboh akibat arus deras.
- Infrastruktur lumpuh: Jalan utama seperti Jalan Kebo Iwa Selatan dan Jalan Sulawesi tak bisa dilalui. Bahkan ada bangunan tinggi yang ambruk diterjang banjir.
- Evakuasi darurat: Tim BPBD, SAR, dan relawan mengevakuasi balita, lansia, serta warga yang sakit ke lokasi lebih aman.
- Sebaran luas: Hampir seluruh kecamatan di Gianyar, termasuk Sukawati dan Blahbatuh, terdampak banjir. Selain rumah, banyak ternak dan kendaraan ikut hanyut.
Hingga saat ini, jumlah pasti rumah, jiwa, dan kepala keluarga (KK) yang terdampak masih dalam proses pendataan. Namun, laporan sementara menyebutkan ratusan rumah tergenang dan ribuan warga harus dievakuasi.

( Dokumentasi : situasi banjir besar yang melanda permukiman di Gianyar dan Denpasar, foto bersumber dari situs bisnis.com )
Kondisi Mendesak
Banjir kali ini menjadi salah satu yang terparah dalam beberapa tahun terakhir di Bali. Banyak keluarga kehilangan tempat tinggal, pakaian, serta peralatan rumah tangga. Kondisi di lapangan juga menyulitkan warga untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan tempat istirahat yang aman.
Harapan
Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan turut prihatin atas setiap warga yang terdampak banjir. Kami juga berharap tidak terjadi bencana susulan atau penambahan korban kerusakan atau korban jiwa.

