Banjir merendam 16 desa di Klaten, Jawa tengah

Kamis, 5 Maret 2026. Pukul 18 : 07 WIB

( Dokumentasi : Jalan kampung yang terendam banjir di Cawas, Klaten, Jawa Tengah, 4 Maret 2026, foto bersumber dari situs Antara )

Air Datang Setelah Hujan Panjang

Klaten, Jateng – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah sejak Selasa sore, 3 Maret 2026, menyebabkan sejumlah sungai meluap pada keesokan harinya. Pada Rabu, 4 Maret 2026, banjir merendam permukiman warga di berbagai titik dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat 16 desa di lima kecamatan terdampak banjir akibat curah hujan yang tinggi serta meluapnya aliran sungai di wilayah tersebut. Selain hujan deras, kerusakan talud atau dinding penahan sungai membuat air lebih mudah meluap ke area permukiman.

Air menggenangi rumah warga, jalan desa, sekolah, hingga area pasar. Di beberapa titik, ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter hingga 1 meter, sehingga aktivitas warga harus dihentikan sementara.

Permukiman dan Fasilitas Umum Terdampak

Banjir tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga berbagai fasilitas umum seperti sekolah dan tempat ibadah. Aktivitas belajar di beberapa sekolah terpaksa ditunda karena halaman dan ruang kelas tergenang air.

Selain itu, sebagian jalan penghubung antar desa juga terendam sehingga mobilitas masyarakat menjadi terbatas. Pasar tradisional yang biasanya ramai pun terlihat sepi karena kios dan lapak pedagang ikut terdampak banjir.

Sejumlah warga berupaya menyelamatkan barang-barang penting dari rumah mereka, sementara relawan dan aparat setempat membantu proses pemantauan dan penanganan awal di lokasi.

Warga Terdampak

( Dokumentasi : Sejumlah anak bermain air saat banjir di Cawas, Klaten, Jawa Tengah, 4 Maret 2026, foto bersumber dari situs Antara )

Banjir ini berdampak pada ratusan rumah warga yang terendam air di beberapa desa. Banyak keluarga harus menyesuaikan aktivitas sehari-hari karena air masih menggenangi lingkungan tempat tinggal mereka.

Hingga laporan awal, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa ini. Namun, ratusan warga terdampak secara langsung akibat genangan air yang merendam permukiman mereka.

Doa dan Harapan

Banjir yang melanda Klaten menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana hidrometeorologi, terutama saat curah hujan tinggi.

Semoga situasi di wilayah terdampak segera membaik dan air cepat surut sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas seperti biasa. Diharapkan pula adanya langkah pemulihan yang cepat dari pemerintah, termasuk perbaikan tanggul dan infrastruktur sungai, agar kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.

Doa terbaik bagi seluruh warga yang terdampak agar tetap diberi kekuatan dan keselamatan dalam menghadapi situasi ini.

( Dokumentasi : Relawan desa berada di halaman sekolah yang terendam banjir di Sekolah Dasar Negeri 2 Plosowangi, Cawas, Klaten, Jawa Tengah, 4 Maret 2026, foto bersumber dari situs Antara )