Banjir Mendadak di Bandung Selatan: Ratusan Warga Terdampak, Rumah Rusak Diterjang Lumpur

Kamis, 12 Maret 2026. Pukul 16 : 39 WIB

( Dokumentasi : Hujan Deras Picu Banjir di Majalaya–Solokanjeruk, Tanggul Sungai Cisunggalah Jebol, Rumah Warga Ambruk, Foto bersumber dari situs jabarkini )

Majalaya, Bandung – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung memicu banjir yang datang tiba-tiba, merendam permukiman warga dan meninggalkan jejak lumpur di banyak rumah. Peristiwa ini terjadi di kawasan Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, setelah tanggul Sungai Cisunggalah jebol dan air meluap ke pemukiman warga pada malam hari.

Air bercampur lumpur mengalir deras menuju rumah-rumah warga di Kampung Bojong Keusik dan sekitarnya. Dalam waktu singkat, permukiman yang biasanya tenang berubah menjadi kawasan genangan air setinggi sekitar satu meter, memaksa warga menyelamatkan diri dan barang-barang mereka.

Kronologi Singkat Kejadian

Banjir dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu sungai. Tekanan air yang meningkat menyebabkan tanggul Sungai Cisunggalah sepanjang sekitar 12 meter jebol, sehingga air langsung meluap ke permukiman warga.

Peristiwa tersebut terjadi pada malam hari sekitar pukul 23.00 WIB. Arus air yang datang membawa material lumpur, bambu, kayu, hingga limbah yang memperparah kondisi di lingkungan warga.

Dampak Kerusakan

( Dokumentasi : Hujan Deras Picu Banjir di Majalaya–Solokanjeruk, Tanggul Sungai Cisunggalah Jebol, Rumah Warga Ambruk, Foto bersumber dari situs jabarkini/BPBD )

Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung:

  • 5 rumah mengalami rusak berat
  • 7 rumah mengalami rusak sedang
  • Ratusan rumah lainnya sempat terendam air dan lumpur

Selain kerusakan fisik, lumpur tebal juga menutup akses jalan di sekitar permukiman sehingga aktivitas warga sempat terhenti. Banyak warga harus membersihkan rumah mereka dari lumpur yang masuk hingga ke dalam ruangan.

Warga Terdampak

Bencana ini berdampak pada sekitar 310 kepala keluarga atau sekitar 660 jiwa. Sebagian warga, terutama kelompok rentan seperti lansia dan balita, sempat dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Meski menimbulkan kerusakan pada rumah dan lingkungan, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kejadian ini.

Upaya Pemulihan

( Dokumentasi : Banjir di Majalaya, Kabupaten Bandung, Foto bersumber dari situs detik )

Pasca banjir, warga bersama aparat pemerintah, relawan, TNI, dan Polri bergotong royong membersihkan sisa lumpur dan material yang terbawa arus air. Pemerintah daerah juga berencana melakukan rehabilitasi terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan.

Banjir ini menjadi pengingat bahwa kawasan di sekitar aliran sungai memerlukan perhatian serius dalam hal penataan lingkungan dan penguatan infrastruktur pengendali air.

Harapan untuk Pemulihan

Di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih, harapan tetap hidup dari masyarakat yang terdampak. Semoga situasi di wilayah ini segera membaik, warga dapat kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan tenang, dan langkah pemulihan dari pemerintah berjalan cepat serta berkelanjutan.

Semoga pula upaya perbaikan dan penataan lingkungan dapat dilakukan dengan baik, sehingga kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.