Banjir Meluas di Indramayu : 2.724 Jiwa Terdampak, Empat Perumahan Terendam

Kamis, 29 Januari 2026. Pukul 10 : 29 WIB

( Dokumentasi : Banjir di Indramayu, Foto bersumber dari situs detik )

INDRAMAYU, JAWA BARAT — Banjir kembali melanda Kota Indramayu dan sejumlah pemukiman pada 29 Januari 2026, akibat curah hujan tinggi sejak beberapa hari sebelumnya yang membuat saluran air dan drainase tidak mampu mengalirkan air secara optimal.

Hujan deras mengguyur wilayah ini sejak 27 Januari 2026, sehingga genangan air meningkat drastis di beberapa titik, khususnya di area pemukiman dan perumahan di pusat kota Indramayu. Akibatnya, air merendam empat kompleks perumahan utama dan sejumlah ruas jalan protokol sampai ketinggian yang mempengaruhi aktivitas warga sehari-hari.

Wilayah Permukiman yang Terendam

Berdasarkan data yang dirangkum dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, banjir merendam:
Perumahan Ningrat (Kelurahan Margadadi) — puluhan rumah terendam dengan ratusan warga terdampak.
Perumahan Cidayu — juga tergenang cukup parah di beberapa blok.
Perumahan BDI 2 dan BDI 3 (Desa Tambak) — banjir meluas sampai merendam ratusan rumah di kedua kawasan ini.

**Total warga yang terdampak tercatat mencapai 2.724 jiwa, termasuk sekitar 206 orang yang sempat mengungsi secara mandiri ke lokasi yang lebih aman sambil mendapatkan pendampingan dari petugas gabungan dan BPBD setempat.

( Dokumentasi : Banjir merendam pemukiman di Kabupaten Indramayu, Foto bersumber dari situs metrotv )

Masyarakat terdampak banjir umumnya memilih berlindung sementara di rumah kerabat, tenda pengungsian, atau lokasi aman lainnya yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah.

Penanganan dan Kondisi Lapangan

Pemerintah daerah bersama BPBD terus melakukan upaya pemantauan dan respons darurat dengan fokus pada:
Normalisasi saluran drainase agar genangan cepat surut.
Pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
Pengaturan lokasi pengungsian di tiga titik strategis di sekitar pusat kota.

Kondisi banjir secara bertahap menunjukkan penurunan muka air di beberapa titik, namun masih perlu waspada terhadap potensi hujan lanjutan di wilayah Jawa Barat yang memasuki musim hujan.


Turut Prihatin dan Doa untuk Warga Indramayu

Kami dari Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas peristiwa banjir yang terjadi di Indramayu. Kami mendoakan keselamatan dan pemulihan terbaik bagi seluruh warga yang terdampak, serta berharap agar penanganan oleh pemerintah dan masyarakat setempat dapat berjalan efektif sehingga kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang.