Banjir Melanda Tiga Kecamatan di Malaka NTT

Sabtu, 14 Februari 2026. Pukul 11 : 38 WIB

"Update banjir di Kabupaten Malaka, NTT yang merendam 30 rumah di tiga kecamatan. Kondisi terkini dilaporkan air sudah surut total per Sabtu, (14/2/2026)."

( Dokumentasi : banjir di Kabupaten Malaka, NTT yang merendam 30 rumah di tiga kecamatan, foto bersumber dari situsfaktakalbar )

Hujan berintensitas tinggi menyebabkan puluhan rumah terdampak

Malaka, NTT – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, pada 12–13 Februari 2026 memicu banjir di sejumlah permukiman warga. Peristiwa ini berdampak pada tiga kecamatan, yaitu Wewiku, Weliman, dan Malaka Barat.

Dampak kerusakan pada rumah dan lingkungan

  • Sekitar 30 unit rumah warga terdampak genangan banjir.
  • Air merendam bagian dalam rumah, merusak perabot, perlengkapan rumah tangga, dan sebagian dinding yang terbuat dari bahan ringan.
  • Beberapa akses jalan lingkungan ikut tergenang sehingga aktivitas warga sempat terganggu.
  • Banjir dipicu hujan deras yang membuat debit air meningkat dan meluap ke permukiman.
  • Kondisi air dilaporkan berangsur surut setelah cuaca membaik.

Dampak terhadap masyarakat (jiwa)

  • Tidak dilaporkan korban jiwa dalam kejadian ini.
  • Warga sempat mengalami kesulitan beraktivitas dan mengamankan barang-barang rumah tangga saat air naik.
  • Sebagian keluarga melakukan pembersihan rumah secara mandiri setelah banjir surut.

Penanganan dan kondisi terkini

  • Pemerintah daerah bersama pihak terkait melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi terdampak.
  • Fokus penanganan meliputi pendataan kerusakan, memastikan kondisi warga aman, serta membantu proses pemulihan pascabanjir.
  • Situasi terkini dilaporkan telah berangsur normal setelah air surut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dan berdampak pada permukiman warga. Kami turut prihatin atas kejadian yang dialami masyarakat di Kabupaten Malaka.

Semoga warga yang terdampak diberi kekuatan dan pemulihan berjalan baik. Diharapkan penanganan pemerintah dapat membantu masyarakat bangkit kembali, serta upaya mitigasi ke depan dapat mencegah kejadian serupa terulang.