Banjir Melanda Kota Cilegon Awal Tahun 2026, Ribuan Warga Terdampak

Sabtu, 3 Januari 2026. Pukul 17:29 WIB

( Dokumentasi : Salah satu titik banjir cilegon, Foto bersumber dari situs banpos )

Hujan deras yang mengguyur Kota Cilegon sejak 1 hingga 2 Januari 2026 menyebabkan banjir di sejumlah wilayah permukiman dan jalan utama. Air meluap dengan cepat dan merendam rumah warga, fasilitas umum, serta akses transportasi, sehingga aktivitas masyarakat terganggu sejak awal tahun.

Berdasarkan rangkuman dari berbagai laporan media online, banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang berlangsung selama beberapa jam tanpa jeda. Kondisi ini membuat saluran drainase tidak mampu menampung debit air, terutama di wilayah dataran rendah dan kawasan padat penduduk.

Beberapa kecamatan yang dilaporkan terdampak antara lain Ciwandan, Cibeber, Citangkil, dan sekitarnya. Ketinggian air bervariasi, mulai dari selutut orang dewasa hingga mencapai lebih dari satu meter di beberapa titik. Akibatnya, sebagian warga terpaksa bertahan di rumah, sementara lainnya mengungsi ke tempat yang lebih aman.

( Dokumentasi : Banjir yang terjadi di Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon, Foto bersumber dari situs Kabarbanten )

Selain merendam permukiman, banjir juga melumpuhkan sejumlah ruas jalan, termasuk jalur utama yang menghubungkan antarwilayah di Kota Cilegon. Kendaraan tidak dapat melintas dan arus lalu lintas sempat terhenti, menyebabkan keterlambatan distribusi logistik dan aktivitas ekonomi warga.

Data sementara dari pihak berwenang menyebutkan ribuan warga terdampak banjir, dengan kerusakan yang didominasi pada rumah tinggal, perabotan, serta kendaraan. Beruntung, hingga laporan terakhir tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini.

Pemerintah daerah bersama BPBD, TNI, Polri, dan relawan telah turun langsung ke lokasi sejak hari pertama banjir. Upaya yang dilakukan meliputi evakuasi warga, pendirian posko darurat, pendistribusian bantuan logistik, serta pembersihan sisa lumpur dan genangan air setelah banjir mulai surut.

( Dokumentasi : Suasana banjir yang ada di Kecamatan Ciwandan akibat hujan deras, Jumat , Foto bersumber dari situs Bantenraya )

Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah banjir yang dialami masyarakat Kota Cilegon. Kami turut mendoakan agar seluruh warga diberikan kekuatan, kesehatan, dan keselamatan, serta proses pemulihan dapat berjalan dengan lancar.

Kami juga berharap langkah penanganan dan evaluasi dari pemerintah dapat meminimalkan risiko kejadian serupa di masa mendatang, sehingga masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan lebih aman dan tenang.