Selasa, 31 Maret 2026. Pukul 15 : 38 WIB

( Dokumentasi : Banjir Lumpur Rusak Jalan di Batu, 5 Rumah Warga Terdampak, Foto bersumber dari situs JPNN )
Kota Batu, Jawa Timur — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Batu pada Senin, 30 Maret 2026, memicu banjir luapan bercampur lumpur yang merusak jalan dan berdampak pada permukiman warga di Kecamatan Bumiaji.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, saat intensitas hujan tinggi membuat aliran Sungai Krecek dan sistem drainase tidak mampu menampung debit air, sehingga meluap ke jalan dan area rumah warga.
Dampak Kerusakan: Jalan Tertutup, Rumah Terendam Lumpur
Banjir tidak hanya membawa air, tetapi juga material lumpur tebal yang menutup akses utama warga.
- Lumpur setinggi ±50 cm menutup badan jalan di beberapa titik
- Akses menuju dusun sempat lumpuh total
- Lapisan aspal jalan mengalami kerusakan akibat tekanan air dan material lumpur
- Aktivitas masyarakat terganggu, termasuk mobilitas kendaraan dan distribusi kebutuhan harian
Di sejumlah lokasi, petugas harus menggunakan alat berat dan pembersihan manual untuk membuka kembali akses jalan yang tertutup.
5 Rumah Warga Terdampak, Kerusakan pada Bangunan dan Isi Rumah
Sedikitnya lima rumah warga terdampak langsung akibat banjir lumpur ini.
Rincian dampak pada rumah:
- Air bercampur lumpur masuk ke dalam rumah hingga merendam ruangan
- Perabot rumah tangga seperti kursi, lemari, dan peralatan dapur terdampak lumpur
- Dinding dan lantai rumah kotor serta lembap akibat endapan lumpur
- Beberapa bagian pagar dan pembatas sungai mengalami kerusakan akibat derasnya arus
Salah satu warga bahkan terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat untuk menghindari genangan yang masuk ke dalam rumahnya.
Dampak terhadap Warga: Tidak Ada Korban Jiwa, Namun Trauma dan Kerugian Material

( Dokumentasi : Petugas gabungan membersihkan material lumpur yang menutup akses jalan di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, usai banjir luapan akibat hujan deras, Senin (30/3/2026), Foto bersumber dari situs tagarjatim )
Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dampak yang dirasakan masyarakat tetap signifikan:
- Warga mengalami kerugian material akibat kerusakan rumah dan barang
- Aktivitas harian terganggu karena akses jalan tertutup
- Sebagian warga mengalami kepanikan saat air dan lumpur masuk ke rumah
- Lingkungan menjadi kotor dan membutuhkan waktu untuk pemulihan
BPBD memastikan bahwa seluruh warga dalam kondisi selamat, namun membutuhkan waktu untuk membersihkan dan memperbaiki kerusakan yang ada.
Respons Cepat Pemerintah dan Tim Gabungan
Pemerintah Kota Batu bersama berbagai unsur langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan:
- Pembersihan lumpur menggunakan alat berat dan manual
- Normalisasi drainase dan aliran sungai
- Pendataan kerusakan dan kebutuhan warga
- Koordinasi lintas instansi (BPBD, TNI, Polri, Damkar, relawan)
Wali Kota Batu juga turun langsung meninjau lokasi guna memastikan penanganan berjalan cepat dan kebutuhan warga terpenuhi.
Penutup
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem dapat berdampak besar dalam waktu singkat, terutama di wilayah dengan sistem drainase yang terbatas.
Kami turut prihatin atas kejadian ini. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dalam menghadapi kondisi ini, dan proses pemulihan dapat berjalan dengan lancar.
Diharapkan upaya perbaikan dan evaluasi ke depan dapat mencegah kejadian serupa, sehingga lingkungan tempat tinggal warga menjadi lebih aman dan siap menghadapi cuaca ekstrem.

