Kamis, 12 Februari 2026. Pukul 15 : 06 WIB

( Dokumentasi : Permukiman warga di Lorong 4 Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapteng, kembali banjir bandang, foto bersumber dari situs detik/bupati tapteng Masinton )
Tapanuli tengah, Sumut – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara sejak sore hari menyebabkan banjir meluas di sejumlah wilayah. Tiga kecamatan dan sembilan kelurahan dilaporkan terdampak, dengan genangan air masuk ke permukiman warga dan memaksa sebagian masyarakat mengungsi ke lokasi aman.
Banjir mulai terjadi sekitar pukul 16.00–17.00 WIB setelah hujan intensitas tinggi membuat sungai meluap dan merendam kawasan permukiman di Sarudik, Tukka, Pandan, hingga Barus.
Dampak Kerusakan
- Air merendam rumah warga di sejumlah kelurahan, termasuk Pasir Bidang, Sarudik, Pondok Batu, Lubuk Tukko, Hutanabolon, Bonalumban, Pasar Tukka, Padang Masiang, dan Desa Kinali.
- Ketinggian air bervariasi, mulai dari sekitar 50 cm hingga mencapai ±1 meter di beberapa titik.
- Jalan lingkungan dan akses warga terganggu, sebagian kendaraan terjebak genangan air.
- Aktivitas masyarakat dan fasilitas umum ikut terdampak, termasuk proses belajar di sekolah di beberapa wilayah yang harus dihentikan sementara.
Dampak pada Warga dan Jiwa

( Dokumentasi : Banjir kembali melanda Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (11/2/2026), foto bersumber dari situs kontan/pemkab )
- Hingga laporan Rabu malam, tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia.
- Data jumlah rumah terdampak masih dalam pendataan BPBD setempat.
- Sebagian warga mengungsi ke tempat aman, termasuk fasilitas umum seperti GOR Pandan.
Kondisi di Lapangan
Banjir dipicu hujan deras yang terjadi terus-menerus di wilayah hulu dan hilir sungai. Debit air meningkat cepat dan membawa material kayu, memperparah genangan di permukiman.
Di beberapa titik, evakuasi dilakukan untuk mencegah risiko korban, sementara pemerintah daerah dan BPBD terus memantau kondisi serta membantu warga mengamankan barang berharga.
Penanganan dan Upaya Pemerintah
Pemerintah daerah bersama BPBD melakukan koordinasi lintas kecamatan, evakuasi warga, serta pemantauan cuaca guna mengantisipasi banjir susulan. Warga juga diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas.
Catatan Kemanusiaan

( Dokumentasi : Banjir Kembali Terjang Tapteng, Tukka Paling Parah, foto bersumber dari situs rmol )
Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa wilayah Tapanuli Tengah masih rentan terhadap bencana hidrometeorologi, terutama saat hujan deras mengguyur dalam waktu lama.
Kami menyampaikan turut prihatin atas kejadian ini, mendoakan masyarakat yang terdampak diberi kekuatan dan perlindungan, serta berharap penanganan pemerintah berjalan cepat sehingga kondisi segera pulih dan kejadian serupa tidak terulang.

