Banjir kembali melanda Bekasi : Puluhan Desa Terendam, Puluhan Ribu Warga Terdampak

Kamis, 29 Januari 2026. Pukul 18 : 22 WIB

( Dokumentasi :  Jalan Raya Pisangan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tergenang banjir, Kamis (29/1/2026), Foto bersumber dari situs detik )

BEKASI, JAWA BARAT — Curah hujan yang sangat tinggi sejak akhir Januari 2026 menyebabkan banjir meluas di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi pada 29 Januari 2026, menimbulkan dampak sosial dan lingkungan yang signifikan bagi masyarakat. Genangan air terjadi di perumahan, desa, hingga area persawahan, dengan ketinggian air yang mencapai lebih dari 1,5 meter di beberapa lokasi.

Dampak Banjir Sampai 29 Januari 2026

Wilayah Terdampak:
Banjir melanda banyak titik di daerah Bekasi, termasuk permukiman padat penduduk dan desa-desa di Kabupaten Bekasi serta sejumlah kecamatan di Kota Bekasi. BPBD mencatat beberapa wilayah seperti Pondokgede, Rawalumbu, Jatiasih, Bekasi Barat, Bekasi Utara, Bekasi Timur, dan Bekasi Selatan mengalami genangan air yang bervariasi antara 10–150 cm.

Desa dan Kecamatan:

  • Di Kabupaten Bekasi, banjir sudah merendam 41 desa yang tersebar di 13 kecamatan.
  • Di Kota Bekasi, terdapat 28 titik banjir yang tersebar di enam kecamatan utama.

Jumlah Jiwa Terdampak:
Berdasarkan data terbaru BPBD Kabupaten Bekasi pada 29 Januari 2026, jumlah warga yang terdampak banjir diperkirakan mencapai 37.879 jiwa. Dari jumlah tersebut, sekitar 6.027 jiwa terpaksa dievakuasi dan tinggal sementara di lokasi pengungsian yang telah disiapkan pemerintah daerah.

Pengungsian dan Titik Selamat:
Pemerintah daerah telah menyiapkan 21 titik pengungsian di wilayah-wilayah yang paling terendam, termasuk fasilitas seperti balai desa, sekolah, masjid, dan gedung pertemuan umum.

Kerusakan dan Aktivitas Evakuasi:
Banjir juga memengaruhi aktivitas harian warga karena akses jalan tertutup air, proses evakuasi pun dilakukan di beberapa desa seperti di Perumahan Bumi Bekasi Baru Utara, di mana petugas membantu mengevakuasi warga termasuk yang sedang sakit.

Kondisi di Lapangan

( Dokumentasi :  Polisi turun mengevakuasi korban banjir di sejumlah desa di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Foto bersumber dari situs detik / polres metro)

Tim SAR, Polri, TNI, BPBD, serta relawan setempat terlibat aktif dalam pendataan dampak banjir, evakuasi, dan distribusi bantuan logistik untuk warga yang terdampak. Pemerintah daerah juga terus memantau situasi cuaca dan kondisi sungai serta saluran air di seluruh kawasan banjir.

Ketinggian air mencapai 150 cm di beberapa titik, terutama di area Kampung Lebak, Bekasi Utara, dan turut memengaruhi permukiman serta aktivitas masyarakat.


Turut Prihatin dan Doa untuk Warga Bekasi

Dari Yayasan Amal Peduli Nusantara, kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas bencana banjir yang terjadi di Bekasi pada akhir Januari 2026. Kami mendoakan keselamatan dan ketabahan bagi seluruh warga yang terdampak, serta berharap agar penanganan oleh pemerintah dan masyarakat setempat dapat berjalan efektif. Semoga kondisi dapat pulih dengan baik dan kejadian serupa dapat diantisipasi di masa mendatang.