Banjir di Nunukan : Puluhan Desa Terendam, Ratusan Bangunan Terdampak

Kamis, 8 Januari 2026. Pukul 09:11 WIB

( Dokumentasi : Banjir Rendam Ratusan Rumah di Nunukan, BPBD Kaltara Minta Warga Waspada Kenaikan Air Sungai, Foto bersumber dari situs Wartakaltara )

Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara — Banjir yang mulai melanda sejak 4 Januari 2026 terus berdampak hingga 7 Januari 2026, menyebabkan puluhan desa di wilayah perbatasan tetap tergenang oleh air. Peristiwa ini merupakan bagian dari kondisi cuaca basah yang masih berlangsung saat musim hujan.

Menurut pemantauan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir terjadi di 10 desa yang tersebar di tiga kecamatan di Nunukan — yakni Sembakung, Lumbis, dan Sebuku — sejak akhir pekan lalu akibat hujan lebat dan meluapnya sungai di sekitar daerah permukiman.

Siapa yang Terdampak?

( Dokumentasi : Curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah kecamatan Kabupaten Nunukan., Foto bersumber dari situs Benuanta )

Hingga laporan terakhir, tercatat sekitar 4.461 jiwa terdampak banjir di wilayah tersebut.
Meskipun begitu, tidak banyak warga yang harus mengungsi karena mayoritas rumah di Nunukan dirancang sebagai rumah panggung, sehingga air tidak langsung masuk ke dalam ruang tinggal. Warga juga menggunakan sampan atau perahu sebagai alat transportasi darurat saat akses jalan tertutup banjir.

Fasilitas Umum Juga Terendam

Banjir tidak hanya memengaruhi rumah warga. Beberapa fasilitas umum ikut terdampak, antara lain:

  • 9 bangunan sekolah terendam oleh genangan air,
  • 9 fasilitas kesehatan turut terdampak,
  • 2 fasilitas ibadah juga mengalami kerusakan akibat banjir.

( Dokumentasi : Kondisi genangan air di area permukiman dan rumah panggung, yang menjadi tantangan mobilitas warga saat banjir melanda., Foto bersumber dari situs Elhsinta )

Kondisi ini memperlihatkan bahwa dampak banjir tidak hanya soal hunian warga, tetapi juga layanan pendidikan dan kesehatan masyarakat yang terganggu selama beberapa hari terakhir.

Upaya Pemantauan & Penanganan

Sampai 7 Januari 2026, banjir di sejumlah titik di Nunukan dilaporkan belum sepenuhnya surut. BPBD Kabupaten Nunukan bersama instansi terkait masih memantau perkembangan situasi dan melakukan asesmen terhadap kerusakan serta kebutuhan di lapangan.
Pemerintah provinsi juga menyiapkan status kesiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih berlanjut di Kalimantan Utara.


Keprihatinan & Harapan

( Dokumentasi : Kondisi terkini banjir yang merendam sejumlah kecamatan di Nunukan., Foto bersumber dari situs Pusaranmedia/BPBD )

Kami turut merasakan keprihatinan yang mendalam atas kondisi yang dialami oleh masyarakat Nunukan dan sekitarnya. Banjir yang berlangsung selama beberapa hari jelas membawa tantangan tersendiri bagi kehidupan warga, akses layanan dasar, dan mobilitas sehari-hari.

Dalam situasi seperti ini, kita berharap pemulihan berlangsung cepat dan upaya penanganan oleh pemerintah serta lembaga terkait dapat segera meringankan beban masyarakat di wilayah terdampak.