Sabtu, 27 Desember 2025. Pukul 21:36 WIB

( Dokumentasi : Banjir yang terjadi di wilayah Tanggulangin dan Candi, Sidoarjo , Foto bersumber dari situs Jawapos )
Banjir kembali melanda Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, pada 25–26 Desember 2025. Kali ini, kondisi banjir dilaporkan lebih parah dibandingkan kejadian sebelumnya, dengan air masuk ke dalam rumah warga.
Hujan dengan intensitas tinggi yang turun sejak Kamis, 25 Desember 2025, menyebabkan debit air meningkat dan menggenangi wilayah permukiman. Ketinggian air di sejumlah titik dilaporkan mencapai sekitar 35 hingga 40 sentimeter, sehingga lantai rumah warga terendam.
Genangan air tidak hanya terjadi di jalan desa, tetapi juga masuk ke rumah-rumah warga, mengganggu aktivitas harian dan kenyamanan keluarga. Beberapa warga terpaksa membatasi kegiatan di dalam rumah sambil menunggu air surut.

( Dokumentasi : Kondisi banjir di Kedungbanteng Tanggulangin, Sidoarjo, Foto bersumber dari situs Pikiran rakyat / Ig : banggasidoarjo )
Pemerintah desa bersama pihak terkait telah melakukan pemantauan dan pendataan untuk mengetahui kondisi rumah dan warga yang terdampak. Hingga saat ini, jumlah pasti rumah, kepala keluarga, dan jiwa terdampak masih dalam proses pendataan.
Banjir di wilayah ini diketahui merupakan kejadian yang berulang, terutama saat curah hujan tinggi. Warga berharap adanya penanganan yang lebih optimal agar kejadian serupa tidak terus terulang di kemudian hari.
Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas musibah banjir yang dialami warga Desa Kedungbanteng. Kami mendoakan agar air segera surut, masyarakat diberikan kekuatan dan keselamatan, serta penanganan dan bantuan dari pemerintah dapat berjalan cepat dan tepat, sehingga pemulihan dapat segera dilakukan dan kehidupan warga kembali normal.

