Jumat, 16 Januari 2026. Pukul 15 : 23 WIB

( Dokumentasi : 13Desa di Kabupaten Bekasi masih terendam banjir, Foto bersumber dari situs Pojoksatu )
BEKASI, Jawa Barat — Sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi masih dilanda banjir akibat intensitas hujan yang tinggi pada awal Januari 2026. Air merendam permukiman warga di beberapa kecamatan, membuat aktivitas harian terganggu dan jalan-jalan menjadi tergenang.
Berdasarkan data terbaru BPBD Kabupaten Bekasi, banjir masih merendam setidaknya 13 desa yang tersebar di empat kecamatan: Babelan, Tarumajaya, Cabangbungin, dan Muaragembong. Hingga tengah pekan ini, belum ada laporan warga yang melakukan pengungsian secara besar-besaran, meskipun debit air cukup tinggi di beberapa titik.
Skala Dampak Banjir
Pendataan BPBD juga menunjukkan bahwa banjir awal pekan ini telah memberi dampak pada sekitar 6.840 kepala keluarga di berbagai desa di Kabupaten Bekasi — jumlah yang menunjukkan banjir bukan hanya genangan sementara, tetapi kejadian yang mempengaruhi banyak keluarga di wilayah dataran rendah yang rawan.
Hujan deras sejak akhir Desember dan memasuki puncak musim hujan di Januari menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir di kawasan ini. Informasi dari BMKG juga memperingatkan kemungkinan hujan berintensitas tinggi masih berlanjut di wilayah rawan genangan, termasuk di Bekasi.
Kondisi Warga dan Lingkungan

( Dokumentasi : Foto warga di kawasan banjir, mencerminkan situasi nyata di lapangan, Foto bersumber dari situs Bekasikab )
Air banjir mencapai permukiman rumah warga dan ruas jalan di sejumlah titik, memaksa penduduk menyesuaikan rutinitas mereka dengan kondisi genangan air. Beberapa daerah dataran rendah yang dekat dengan aliran sungai atau kanal drainase terlihat paling terdampak.
Pesan dan Harapan
Fenomena banjir di Bekasi ini menjadi realitas yang dirasakan langsung oleh ribuan keluarga. Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kondisi yang dialami saudara-saudara kita di Bekasi. Kami mendoakan agar proses pemulihan berlangsung cepat, dan semoga respon dan bantuan dari pemerintah dapat segera dan tepat sasaran bagi mereka yang terdampak.

