Banjir Besar di Pemalang : Air Surut, Warga Bangkit dengan Harapan

Rabu, 18 Februari 2026. Pukul 18 : 39 WIB

Banjir Pemalang, Ratusan Rumah dan Pabrik Terendam akibat Luapan Sungai Rambut

( Dokumentasi : Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, foto bersumber dari RCTI+ )

Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah – Wilayah pesisir dan pedalaman Kabupaten Pemalang kembali menghadapi cobaan saat banjir besar melanda kawasan ini di pertengahan Februari 2026. Intensitas hujan yang tinggi sejak 16–18 Februari 2026 menyebabkan Sungai Rambut dan anak sungai lainnya meluap, merendam puluhan desa dan permukiman warga.

Luapan air terjadi terutama di Desa Lawangrejo, Tambakrejo, Bojongnangka, Wanamulya, dan sekitarnya. Air sempat menggenangi rumah hingga memasuki ruang tamu dan dapur warga.

Skala Dampak

  • Kurang lebih 5.729 kepala keluarga (≈ 21.480 jiwa) terdampak oleh banjir ini.
  • Sekitar 5.256 unit rumah mengalami kerusakan atau kerendaman air.
  • Jalan-jalan utama dan akses publik sempat lumpuh karena genangan tinggi.
    (Data dampak ini bersumber dari laporan resmi pemerintahan dan BPBD setempat yang dirangkum oleh berbagai media lokal.)

Air Kini Mulai Surut

Akses jalan raya lumpuh total akibat Banjir Pantura Jawa Tengah yang merendam wilayah Tegal dan Pemalang pada Senin dini hari. (ist)

( Dokumentasi : Akses jalan raya lumpuh total akibat Banjir Pantura Jawa Tengah yang merendam wilayah Tegal dan Pemalang pada Senin dini hari, foto bersumber dari porosjakarta )

Seiring berkurangnya curah hujan, kondisi air telah berangsur surut sejak Selasa–Rabu (17–18 Februari). Di banyak titik terdampak, warga sudah mulai memasuki tahap pembersihan dan pemulihan rumah dan fasilitas. Aktivitas publik mulai pulih meski jejak banjir masih tampak di banyak permukaan tanah.

Harapan dan Doa

Kejadian ini menjadi pengingat akan kekuatan alam yang tak terduga. Dari kejadian ini, kita bersama berharap:

  • Situasi cepat kembali normal bagi seluruh warga Pemalang.
  • Pemerintah dan pemangku kepentingan mempercepat pemulihan fasilitas umum, drainase, dan mitigasi agar kejadian serupa bisa diminimalkan di masa mendatang.

Mari kita terus memanjatkan doa terbaik untuk ketabahan keluarga dan komunitas yang terdampak, serta kekuatan bagi relawan dan tim penanggulangan cobaan ini.