Rabu, 28 Januari 2026. Pukul 20 : 12 WIB

( Dokumentasi : Banjir merendam Desa Kalisari, Demak, Jawa Tengah, Foto bersumber dari situs metrotv )
Demak, Jawa Tengah — Banjir yang muncul dan terus terjadi di wilayah Kabupaten Demak sejak sekitar 24–25 Januari 2026 masih dirasakan oleh masyarakat hingga **sore **28 Januari 2026. Banjir ini terutama disebabkan oleh curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari berturut-turut, membuat sungai dan saluran air tidak mampu menampung debit air secara efektif sehingga air meluap ke permukiman dan jalan desa.
Wilayah Terdampak dan Jumlah Rumah
Banjir melanda sejumlah desa di beberapa kecamatan. Sampai dengan laporan sore 28 Januari, air masih merendam permukiman dan jalan di beberapa titik. Data yang dirangkum dari laporan BPBD Kabupaten Demak menunjukkan:
- Di Kecamatan Karangtengah (Desa Batu), sekitar 310 rumah terendam banjir.
- Di Kecamatan Sayung:
- Desa Kalisari terdampak sekitar 400 rumah.
- Desa Sayung tercatat sekitar 958 rumah tergenang air.
- Di Kecamatan Bonang (Desa Tridonorejo) juga terjadi genangan yang mengganggu aktivitas warga.
Total rumah yang terdampak diperkirakan mencapai ±2.000 unit di wilayah yang terdata hingga sore 28 Januari 2026.

( Dokumentasi : Banjir di Kabupaten Demak, Foto bersumber dari situs metrotv )
Jumlah Jiwa dan Dampaknya
Dampak dari genangan ini dirasakan oleh ribuan warga. Rincian dampak jiwa berdasarkan statistik di beberapa desa adalah sebagai berikut:
- Desa Batu: sekitar 1.590 jiwa terdampak.
- Desa Kalisari: sekitar 1.200 jiwa terdampak.
- Desa Sayung: sekitar 4.090 jiwa terdampak.
Secara keseluruhan, ribuan jiwa penduduk Demak terdampak banjir yang masih berlangsung hingga akhir pekan ini.
Kondisi Terkini Per 28 Januari 2026
Hingga sore 28 Januari 2026, genangan air belum sepenuhnya surut di beberapa desa dan masih mengganggu kehidupan sehari-hari warga, termasuk akses jalan desa dan aktivitas ekonomi. Banjir setidaknya masih tergenang di empat desa utama di wilayah terdampak.
Pemerintah daerah, melalui BPBD dan instansi terkait, terus melakukan upaya pengendalian air dan pendataan dampak untuk memastikan keselamatan semua warga, sekaligus menyiapkan langkah respons yang dibutuhkan.
Turut Prihatin dan Doa untuk Masyarakat Demak
Kami dari Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kondisi yang dialami oleh masyarakat Kabupaten Demak. Kami juga mendoakan yang terbaik bagi pemulihan keadaan dan keselamatan semua warga terdampak. Semoga upaya pemerintah daerah dan masyarakat setempat dapat berjalan efektif dan tidak terjadi kejadian serupa di masa mendatang.

