Angin Puting Beliung Menghantam Konawe Utara, Ratusan Rumah Rusak dan Warga Terdampak

Sabtu, 17 Januari 2026. Pukul 17 : 28 WIB

( Dokumentasi : 192 rumah rusak akibat puting beliung, Foto bersumber dari situs Tvrinews )

Konawe Utara, Sulawesi Tenggara — Fenomena angin puting beliung terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Konawe Utara pada pertengahan Januari 2026, membawa dampak kerusakan material yang dirasakan oleh banyak warga setempat.

Peristiwa yang terjadi beberapa hari sebelum dan sekitar 15–16 Januari 2026 ini menyebabkan kerusakan pada ratusan rumah di tiga kecamatan, yakni Lasolo, Lembo, dan Sawa. Pemerintah daerah setempat menetapkan status tanggap darurat bencana guna mempercepat respon dan penanganan dampak.

Berdasarkan data resmi, sebanyak 192 keluarga atau sekitar 727 jiwa terdampak bencana angin kencang ini. Dari kerusakan yang tercatat, 14 unit rumah rusak berat, satu rusak sedang, dan sekitar 177 unit rumah rusak ringan.

Angin puting beliung ini terjadi disertai hujan intensitas tinggi yang melanda beberapa desa dan kelurahan di empat kecamatan. Pemerintah daerah bersama perangkat terkait telah melakukan pendataan serta respons awal di lokasi terdampak untuk memastikan kondisi warga dan wilayah yang terdampak diketahui dengan baik.

Meski mengalami kerugian material yang cukup signifikan, belum ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini, dan masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca di musim hujan yang masih berlangsung.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan cepatnya perubahan cuaca ekstrem yang dapat terjadi di wilayah kita. Yayasan Amal Peduli Nusantara turut menyampaikan keprihatinan yang mendalam kepada warga Konawe Utara yang terdampak. Semoga proses pemulihan berjalan cepat dan dukungan dari pemerintah setempat dapat membantu mempercepat normalisasi kehidupan sehari‑hari bagi warga terdampak.