Selasa, 24 Februari 2026. Pukul 18 : 55 WIB

( Dokumentasi : Suasana banjir akibat cuaca ekstrem di kawasan Sesetan, Denpasar, Bali, Selasa 24/2/2026, foto bersumber dari situs ANTARA )
Puluhan rumah terdampak, ratusan warga merasakan dampaknya
Bali, — Sejak pagi hingga siang hari (24/2), hujan deras mengguyur sejumlah wilayah di Pulau Bali dan memicu rangkaian bencana hidrometeorologi dalam waktu yang hampir bersamaan. Dalam satu hari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali mencatat 76 titik kejadian bencana akibat cuaca ekstrem tersebut.
Dari jumlah itu, terdapat:
- 42 kejadian banjir,
- 5 titik tanah longsor,
- 1 tanggul jebol,
- serta sejumlah pohon tumbang dan kerusakan infrastruktur ringan di berbagai kabupaten/kota.
Dampak pada Permukiman dan Warga

( Dokumentasi : Suasana banjir akibat cuaca ekstrem di kawasan Sesetan, Denpasar, Bali, Selasa 24/2/2026, foto bersumber dari situs ANTARA )
Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan saluran air meluap dan menggenangi kawasan permukiman. Puluhan rumah warga terdampak genangan, terutama di wilayah perkotaan dan dataran rendah. Air masuk ke halaman hingga ke dalam rumah dengan ketinggian bervariasi.
Berdasarkan laporan sementara BPBD Bali, ratusan jiwa terdampak langsung oleh banjir dan longsor ini. Sebagian warga harus membersihkan rumah dari lumpur dan sisa material yang terbawa arus, sementara akses jalan di beberapa titik sempat terganggu akibat genangan dan pohon tumbang.
Longsor terjadi di beberapa titik perbukitan, meskipun tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Sementara itu, jebolnya satu tanggul memperparah luapan air di sekitarnya sebelum akhirnya dilakukan penanganan darurat oleh petugas.
Cuaca Ekstrem dan Kesiapsiagaan
Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa cuaca ekstrem dapat terjadi secara cepat dan berdampak luas. Pemerintah daerah bersama BPBD bergerak melakukan asesmen, pembersihan, serta memastikan kondisi warga tetap aman.

( Dokumentasi : Orang-orang yang berjualan dan terdampak banjir, Denpasar, Bali, Selasa 24/2/2026, foto bersumber dari situs Liputan6 )
Di tengah situasi ini, harapan terbesar adalah agar cuaca segera membaik, proses pemulihan berjalan cepat, dan langkah mitigasi ke depan semakin diperkuat sehingga kejadian serupa dapat diminimalkan.
Semoga masyarakat yang terdampak diberi kekuatan dan keselamatan, serta seluruh proses pemulihan berjalan lancar demi kembalinya aktivitas seperti sediakala.

