Kamis, 18 September 2025. Pukul 16:26 WIB

( Dokumentasi : Api besar melalap rumah kontrakan malam hari, foto bersumber dari situs jpnn )
SURABAYA – Suasana mencekam menyelimuti Gang Masjid, Jemur Wonosari, Surabaya, pada Rabu malam (17/9). Sekitar pukul 21.00 WIB, api tiba-tiba membesar dari salah satu rumah kontrakan, dan dalam hitungan menit merambat ke enam rumah lain di sekitarnya.
Sebanyak 7 rumah kontrakan habis dilalap api dan sekitar 25 penghuni terpaksa menyelamatkan diri hanya dengan pakaian di badan. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Penyebab Diduga dari Kompor atau Tabung Gas

( Dokumentasi : Siluet warga yang menonton kebakaran, foto bersumber dari situs suarasurabaya )
Menurut keterangan saksi, kebakaran diduga terjadi karena kompor lupa dimatikan atau kemungkinan ledakan tabung gas elpiji di salah satu rumah kontrakan. Material rumah yang mayoritas dari kayu dan triplek membuat api cepat menjalar dan sulit dipadamkan.
Pemadaman Terkendala Akses
Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya mengerahkan 16 unit mobil pemadam (11 unit air dan 5 unit pendukung). Namun upaya pemadaman sempat terhambat karena lokasi berada di gang sempit sehingga selang harus ditarik cukup jauh. Api baru bisa dikendalikan sekitar pukul 22.10 WIB.
Kerugian Besar dan Kehilangan Harta Benda

( Dokumentasi : Bekas kerusakan bangunan setelah kebakaran, foto bersumber dari situs kamedia )
Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Banyak warga yang kehilangan seluruh harta bendanya. Salah satu korban, Untung Pribadi (33), bahkan kehilangan tabungan hasil ngamen yang ia simpan selama setahun.
Bantuan untuk Korban
BPBD Surabaya telah melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan logistik darurat. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, turut memberikan santunan kepada 7 keluarga korban untuk meringankan beban mereka.
Musibah ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat menggunakan kompor dan tabung gas, terutama di kawasan padat penduduk.
Kebakaran ini menjadi pengingat bahwa musibah bisa datang kapan saja. Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan keprihatinan kami atas warga yang menjadi korban tedampak akibat kebakaran di jemur wonosari, surabaya. Kami berharap agar tidak terjadi lagi kebakaran lainnya, dan tidak ada lagi penambahan kerusakan ataupun korban jiwa.

