Kamis, 22 Januari 2026. Pukul 17 : 31 WIB

( Dokumentasi : Wabup Situbondo Ulfiyah meninjau kecamatan yang diterjang banjir akibat luapan air sungai, Rabu, 21 Januari 2026, malam, Foto bersumber dari situs Ngopibareng/BPBD )
Ribuan Rumah Terendam, Akses Jalan Terganggu, Pemerintah Cepat Turun Tangan
Situbondo, Jawa Timur — Pada Rabu malam, (21/1) wilayah Kabupaten Situbondo dilanda banjir bandang akibat hujan deras yang mengguyur sejak siang hingga malam hari. Banjir ini terjadi karena sungai-sungai di daerah setempat, terutama aliran Sungai Lubawang, meluap dan tidak mampu menampung debit air yang tinggi, sehingga merendam permukiman warga dan jalan utama.[]
Wilayah Terdampak dan Dampaknya
Banjir melanda lima kecamatan utama, yaitu Besuki, Banyuglugur, Bungatan, Mlandingan, dan Kendit. Ribuan rumah penduduk terendam air setinggi puluhan sentimeter hingga sekitar satu meter, dengan jumlah rumah terdampak mencapai lebih dari 6.000 unit, menurut catatan pemerintah daerah setempat.[]
Warga di beberapa desa terpaksa membersihkan perabotan rumah setelah banjir surut dan lumpur menutup lantai rumah. Akses transportasi sejauh Jalan Raya Pantura sempat terganggu karena material batu dan pasir terbawa air banjir menutup jalan, menyebabkan arus lalu lintas sempat macet total pada malam kejadian.[]
Respons Pemerintah dan Kondisi Saat Ini

( Dokumentasi : Personel BPBD Situbondo, Jawa Timur, bantu warga bersihkan lumpur setelah banjir, Foto bersumber dari situs Antara )
Pemerintah Kabupaten Situbondo bersama BPBD dan Dinas kesehatan segera turun ke lokasi untuk membantu warga terdampak. Posko kesehatan didirikan untuk memastikan layanan medis tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan. Petugas kesehatan dari puskesmas dan fasilitas kesehatan setempat dikerahkan untuk memperkuat layanan di lapangan.[]
Hingga Kamis pagi banjir mulai berangsur surut, namun warga masih membersihkan sisa-sisa lumpur dan material dari rumah serta lingkungan. Petugas tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap hujan susulan karena musim hujan masih berlangsung.[]
Harapan dan Doa
Kami di Yayasan Amal Peduli Nusantara menyampaikan rasa prihatin yang mendalam kepada seluruh masyarakat Situbondo yang mengalami dampak banjir. Kita mendoakan agar semua keluarga dapat melalui masa pemulihan ini dengan baik, kondisi cepat pulih seperti sedia kala, dan kejadian serupa tidak lagi terulang. Semoga Allah memberikan keselamatan dan ketabahan kepada seluruh warga yang terdampak.

