20 rumah dan 1 musala rusak akibat Angin Kencang di Probolinggo

Sabtu, 7 Februari 2026. Pukul 22: 17 WIB

( Dokumentasi : Petugas BPBD Probolinggo melakukan asesmen setelah cuaca ekstrem yang menerjang di Desa Phosangit Leres, foto bersumber dari situs BPBD )

Probolinggo, Jatim – Angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Probolinggo pada Sabtu, 7 Februari 2026 petang, menyebabkan puluhan rumah warga rusak di Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih. Peristiwa terjadi saat hujan disertai hembusan angin kuat melanda kawasan tersebut secara tiba-tiba.

Berdasarkan laporan BPBD, kerusakan rumah terjadi dengan tingkat yang bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum juga terdampak akibat cuaca ekstrem yang berlangsung pada sore hari.

Kronologi Kejadian

Angin kencang muncul saat kondisi cuaca mendung dan hujan di wilayah Probolinggo. Dalam waktu singkat, hembusan angin merusak bangunan warga dan membuat atap rumah beterbangan di beberapa titik.

Peristiwa ini dilaporkan terjadi sekitar sore hari, ketika angin datang mendadak dan menyapu permukiman di dua dusun yang berada di desa tersebut.

Detail Kerusakan

Angin Kencang Terjang Probolinggo, 20 Rumah dan Musala Rusak

( Dokumentasi : Rumah di Probolinggo rusak akibat angin kencang, foto bersumber dari situs detik )

  • Puluhan rumah warga mengalami kerusakan akibat terpaan angin.
  • Kerusakan meliputi atap terlepas, bangunan ringan rusak, hingga beberapa titik fasilitas umum terdampak.
  • Sedikitnya sekitar 20 rumah dan satu musala dilaporkan mengalami kerusakan di beberapa dusun terdampak.
  • Tingkat kerusakan bervariasi dari ringan, sedang hingga berat dan masih dalam pendataan petugas.

Warga dan Jiwa Terdampak

  • Warga di lokasi sempat panik saat angin kencang terjadi.
  • Aktivitas masyarakat terganggu akibat kerusakan rumah dan material bangunan yang berserakan.
  • Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Penanganan dan Bantuan

BPBD bersama aparat setempat segera turun ke lokasi untuk melakukan asesmen, membantu pembersihan puing, serta mendata rumah warga yang rusak. Pemerintah daerah juga menyiapkan langkah penanganan dan bantuan bagi warga terdampak.

Seorang warga membenahi rumah yang rusak akibat diterjang puting beliung. (Raphel Aziza )

( Dokumentasi : Rumah di Probolinggo rusak akibat angin kencang, foto bersumber dari situs akurat )

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dan dapat menimbulkan kerusakan dalam waktu singkat.

Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat Probolinggo. Semoga warga yang terdampak diberi kekuatan, proses pemulihan berjalan lancar, bantuan pemerintah dapat tersalurkan dengan baik, dan kejadian serupa tidak kembali terjadi.